Buton

PAD Belum Capai Target

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Hingga akhir tahun 2017, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Buton belum mencukupi target. Pembukuan periode November tercatat baru mencapai Rp 17 miliar lebih dari target Rp 18,6 miliar.

Kendati demikian, capaian ini diklaim cukup baik. Salah satunya berkat tren positif pendapatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang rata-rata hampir mencapai proyeksi.

Dari 16 SKPD yang memungut retribusi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyumbang Rp 8,6 miliar. Selanjutnya disusul RSUD Buton sebesar Rp 3,7 miliar, dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Rp 2,3 miliar. Sementara instansi lainnya hanya berkisar di bawah Rp 1 miliar, seperti Dinas PU Rp 835 juta dan Dinas Penanaman Modal sejumlah Rp 705 juta.

“Secara umum, rata-rata SKPD melampaui capaian tahun lalu,” kata Kepala BP2RD, Awaluddin, ketika dikonfirmasi, akhir pekan kemarin.

Dikatakan, PAD Buton tahun ini lebih besar dibanding 2016 lalu. Hanya saja, dari segi capaian target, lebih baik tahun lalu, yakni target Rp 14 miliar, realisasinya mencapai Rp 16,7 miliar.

“Kalau jumlah, tahun ini lebih besar, itu pun masih ada sisa satu bulan. Kami optimis, target tahun ini bisa tercapai,” harapnya.

2018, tambah dia, pihaknya yakin PAD Buton bisa lebih ditingkatkan. Sebab, terdapat beberapa SKPD yang tahun ini baru tuntas membuat peraturan daerah retribusinya.

“Dari 37 SKPD yang ada, dan 16 instansi yang memungut retribusi di Buton, sepertinya akan bertambah. Seperti Dinas Pariwisata, tahun ini sudah buat Perda retribusi, otomatis PAD bisa ditambah,” tandasnya. (man/exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker