Baubau

Paguyuban Mas Lawa Deklarasi Dukung Mama Ikhlas

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember menjadi momen berharga bagi Paguyuban Mas Lawa (Maasra Lawa). Di hari itu Paguyuban Mas Lawa secara resmi mendeklarasikan diri menjadi salah satu sayap pada tim pemenangan Mama Ikhlas.

Paguyuban ini dikukuhkan langsung Ketua Tim Pemenangan Mama Ikhlas La Ode Asman dengan didampingi Sekretaris DPC PBB Baubau, Agus Salim, di kediaman Agus Salim, Rabu (23/12/17).

Rahman, Ketua Paguyuban Mas Lawa, mengungkapkan, dukungan yang diberikan bukanlah tanpa alasan. Paguyuban ini menilai pasangan dengan jargon Tegas dan Santun, menurutnya memiliki program kerja yang searah dengan ide-ide komunitas yang ada di Kota Baubau yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah.

“Apa yang menjadi persoalan generasi muda saat ini merupakan suatu permasalahan yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Saat ini hanya Mama Ikhlas saja yang menjadikan persoalan ini kedalam program kerja. Dan kami sangat menyambut baik hal itu dengan memberikan dukungan penuh kepada Mama Ikhlas,” ucapnya.

Paguyuban Mas Lawa yang beranggotakan komunitas Seniman Kota Baubau, Komunitas Anak Jalanan, dan beberapa organisasi kemahasiswaan ini mendeklarasikan diri untuk dukungan dan memenangkan pasangan yang terkenal dengan jargon Mama Ikhlas tersebut.

Sementara itu, Bakal Calon Wali Kota Baubau Hj Wa Ode Maasra Manarfa mengatakan persoalan generasi muda akan menjadi duri dalam daging apabila tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Dikatakan Maasra, saat ini begitu banyak generasi muda Baubau yang belum memiliki pekerjaan, bahkan tidak memiliki keterampilan yang mumpuni untuk berdikari.

“Pemerintah harus tanggap dengan persoalan ini dan mengakomodir secara langsung apa yang menjadi kendala dalam persoalan itu, bukan hanya berdiam diri saja, makanya salah satu program kerja kami adalah membangun perekonomian kreatif dan membuka Balai Latihan Kerja untuk memberikan ruang dan peluang kepada generasi muda menjadi pelaku ekonomi aktif, tanpa harus memprioritaskan menjadi ASN,” ungkapnya. (po2)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker