Baubau

Pedagang Protes Soal Penertiban Pasar Wameo, Sekda Baubau Turun Tangan

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Puluhan pedagang Pasar Wameo Kota Baubau ramai-ramai melakukan protes terhadap penertiban pasar. Aksi itu dilakukan di Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (22/01/2020).

Para pedagang tersebut melakukan protes karena adanya arahan dari Satpol-PP Kota Baubau untuk membongkar bangunan jualannya yang berada di luar gedung pasar wameo dan merupakan bangunan tambahan.

“Tuntutan kami kemarin dulu tiba-tiba ada Pol-PP disuruh bongkar, tidak ada penyampaian langsung disuruh bongkar. Saya bilang jangan seperti itu kita ini masyarakatnya pemerintah dan pemerintah tanpa masyarakat juga susah jadi kita harus kerjasama,” ungkap perwakilan pedagang, H. La Uji di depan awak media.

La Uji berdalih pihaknya tidak melanggar aturan karena menurutnya sudah sesuai SK Walikota Baubau Nomor:0977/III/2002.

“Kita ini dikasih, sebelum kita turun kita sudah minta. Tambahan ini ada asal 50 cm dari jalanan,” tukasnya.

La Uji mengaku penindakan tersebut tidak ada sosialisasi terdahulu dari pihak pemerintah.

Sekertaris Daerah Kota Baubau, Roni Muhtar menanggapi tuntutan dan langsung para pedagang. Ia juga langsung melakukan peninjauan di pasar Wameo.

Didepan awak media, Roni muhtar mengatakan jauh hari sebelum melakukan penindakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu

“Kita sudah kumpul dengan para penjual juga di fasilitas. Saya, pak walikota dan pak wakil wali kota datang ke sana meninjau dan bicara dengan para penjual. Beberapa waktu lalu juga kita bertemu di ruang kantor camat batupoaro membicarakan rencana penataan ini,” jelas Roni.

Roni juga mengatakan bahwa pihaknya kini menata pasar wameo untuk dikelola sesuai peruntukannya

Selain itu, Ia juga menegaskan pihaknya akan menindak para pedagang yang memanfaatkan ruang tidak sesuai peruntukannya

“Soal pembongkaran itu sudah diberitahu apakah mau dibongkar atau bongkar sendiri, ya kalau tidak dibongkar berarti dibantu dibongkarkan,” tutupnya. (Po1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker