Butur

Pemda Butur Peringati Nuzul Quran

PUBLIKSATU.COM, BUTON UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) memperingati Nuzul Quran 1440 Hijria 2019 Masehi, dengan tema “Kebersamaan dalam Keragaman (prespektif Al Quran”. Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Ataqwa Kelurahan Bangkudu Kulisusu, Selasa (21/05) malam.

Selain dirangkaikan buka puasa bersama, Pemkab Butur juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan fakir miskin.

Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan momentum peringatan Nuzul Quran ini pihaknya menyampaikan kepada seluruh jamaah agar dalam bulan suci ramadan memperbanyak kegiatan yang bermanfaat, contohnya perbanyak membaca Al Quran.

Kata dia, kepada seluruh jamaah pihaknya meminta agar tetap menjaga tali silaturahmi, menjaga persaudaraan agar dalam bulan penuh berkah ini kita dapat berkah dari Allah.

Abu Hasan juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan peradaban sosial. Karena teknologi ini juga memiliki plus minus dalam perkembagan sosial kemasyarakatan

“Keseimbangan psikis, keseimbangan sosial, dan keseimbangan spritual sering dipengaruhi dan digerus kemajuan teknologi itu sendiri. Karena itu pemerintah daerah Buton Utara akan terus berupaya meningkatkan siar islam dan membuka ruang bagi kehidupan beragama di masyarakat,” terang Bupati.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pengurus Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sultra, Ustaz Zainal Mustamin, S.Ag. M.Pd. menjelaskan bahwa sehat secara jasmani, sehat rohani dan sehat secara sosial merupakan dampak dari puasa itu sendiri.

Hikma Alquran hanya diperoleh bagi mereka yang sucih hatinya. Maka beruntunglah bagi mereka yang mensucikan dirinya dan merugilah bagi mereka yang mengotori hatinya.

Cara untuk membersihkan hati kita dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dalam momentum Nuzul Quran mari kita memahami isi kandungan Alquran. Memahami ajaranya mengenai kebersamaan diantara perbedaan di tengah-tengah masyarakat, mengimfakan sebagian harta dan memaafkan orang lain sebelum orang itu meminta maaf kepada kita.

Adapun ciri orang yang memahami nilai-nilai Alqur’an akan selalu mendapatkan petunjuk dan solusi ketika diperhadapkan dengan masalah, selalu menyaring dan menganalisa terlebihdahulu Informasi yang diperolehnya serta memiliki kesolehan sosial dan kesolehan spritual.(m7)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker