Ekonomi

Pemilu 2019 Berdampak Keras ke Penjualan Mobil Komersial

PUBLIKSATU.COM, JAKARTA – Mitsubishi Fuso di Indonesia mengakui jika kuartal pertama tahun ini terjadi penurunan penjualan disebabkan dari helatan pemilu 2019.

Hal tersebut seiring pasar otomotif nasional yang juga terjadi penurunan sekitar 13 persen pada kuartal pertama, terutama di segmen kendaraan niaga.

Mitsubishi Fuso sendiri mencatatkan pada kuartal pertama tahun ini penjualan mereka turun hingga 19 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Faktor penurunan tidak lain diakui karena periode ini diselingi jeda Pilpres 2019

“Penjualan Januari-April 2019 hanya 13.432 unit, tahun sebelumnya mencapai 16.721 unit,” ungkap Marketing Director Mitsubishi Fuso di Indonesia, Duljatmono saat ditemui di Jakarta, kamis (16/5).

Kendati terjadi penurunan, Duljatmono menganggap kondisi tersebut masih baik.

“Sekarang kondisinya masih baik menurut kami, karena sebenarnya hanya tertahan oleh situasi pilpres saja, selesai itu kami harapkan bisa mulai naik lagi,” tambah dia.

Menurut Duljatmono, penjualan segmen kendaraan komersial memang sangat sensitif terhadap situasi politik dan ekonomi.

“Pasalnya, pembelinya kan rata-rata untuk kebutuhan bisnis, jadi mereka (pengusaha) yang ingin mengeluarkan biaya investasi berpikir panjang (wait and see),” sambung dia lagi

“Semoga komposisi pada semester selanjutnya bisa ke 53 persen, sekarang kan 45-47 persen,” harap Duljatmono.

Saat ini, dari total penjualan kendaraan niaga Mitsubishi Fuso masih dipimpin segmen Light Duty Truck (LDT) COLT FE 74. Berdasarkan data Januari-April sebanyak 11.835 unit LDT terjual dari total penjualan 13.432 di tahun 2019 ini. (mg8/jpnn)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker