Busel

Pemkab Busel Programkan Pinjaman Modal tanpa Bunga

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Data sementara Pemkab Busel, jumlah pelaku usaha mikro mencapai 1.543 yang bergerak di bidang usaha perdagangan dan jasa. Melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan kedepan memprogramkan bantuan modal tanpa bunga bekerjasama dengan pihak perbankan.

Kepala Dians Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Busel, Amril Tamim mengatakan, salah satu kendala yang kerap ditemukan di lapangan adalah masalah modal bagi para pelaku usaha. Mereka rata-rata membutuhkan dukungan modal usaha.

Terkait persoalan itu, solusi yang ditawarkan, rencananya Pemkab Busel akan bekerjasama dengan perbankan. Ada beberapa persyaratan diperbankan untuk mendapatkan modal itu menjadi beban bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan dukungan modal. Untuk itu pihaknya akan berupaya memfasilitasi melalui program kredit usaha rakyat (KUR).

“Pemerintah daerah akan menerapkan kebijakan yang langsung bersentuhan dengan para pelaku usaha. Salah satunya adalah pinjaman modal dengan bunga nol persen. Akan ada MoU nanti antara pemerintah Busel dengan pihak perbankan untuk memberikan kredit nol persen kepada masyarakat untuk meringankan dan lebih mudah masyarakat mendapatkan modal usaha,” ungkap Amril ditemui di aula Lamaindo, Senin (18/12).

Meskipun begitu, ia menegaskan, tugas untuk pengembangan UMKM ini bukan hanya tugas instansi yang dipimpinnya itu. Tapi ada kaitanya dengan beberapa SKPD lain. Seperti Dinas Sosial dengan program bantuan sosial (Bansos). Begitupun dengan Dinas Pertanian. Jika hasil pertanian warga ada, maka harus ada pembinaan dan pendampingan sehingga bisa diinovasi menciptakan ekonomi kreatif.

Lebih jauh Amril menjelaskan, tiga tahun belakangan ini Busel belum ada data base terkait jumlah pelaku usaha mikro dan menengah. Untuk menyusun program mengatasi persoalan yang hadapi para pelaku usaha ini, pihaknya melibatkan para ahli dan praktisi untuk menyusun program strategis memajukan dan mengatasi masalah tersebut.

Ia berharap bukan hanya Disperindag yang berperan aktif memajukan ekonomi ini, tapi seluruh instansi bersama–sama mengeroyok untuk meningkatan penghasilan masyarakat dengan berbagai program strategis.

Senin (18/12), Disperindag menggelar seminar akhir untuk mengidentifikasi pelaku usaha di Busel dengan menghadirkan sejumlah pelaku usaha, tokoh masyarakat sejumlah kepala SKPD dan pemateri praktsi.

Nazlim Sarlito Alimin SPi, Staf Khusus Bupati Busel mengakui, untuk mendorong percepatan peningkatan usaha pelaku ekonomi mikro, maka pendekatan yang dilakukan pemerintah untuk mendorong kebijakan pinjaman modal usaha dengan bunga nol persen, dengan palfon Rp 25 juta. Realisasi strateginya dengan bekerjasama dengan perbankan. Ia meyakini akan ada sekitar 400 pelaku usaha akan naik dan berkembang dengan pesat. (aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker