Muna

Pemkab Mubar Bebaskan Seragam Sekolah Bagi PDB

BUTONPOS.COM, MUBAR – Para orang tua siswa yang akan menyekolahkan anaknya pada tahun ajaran baru 2018 patut bersyukur. Pasalnya, sudah tidak akan dibebani lagi pembelian seragam sekolah. Sudah ada anggaran yang disiapkan untuk pengadaan seragam tersebut.

Mulai penerimaan Peserta Didik Baru (PDB) untuk kelas I tingkat sekolah dasar (SD) dan kelas VII untuk sekolah menegah pertama (SMP), pakaian seragam langsung diadakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar telah mengalokasikan anggaran untuk pembelian pakaian sekolah bagi PDB tersebut.

“Ini kebijakan bupati Mubar, wujud dari visi-misi saat pencalonan bupati lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Mubar akan mewujudkan visi-misi itu. Dan sudah diprogramkan mulai penerimaan tahun ajaran baru,” ungkap Kepala Bidang Dikdas, Dikbud Mubar, Djamuddin.

Lulusan Universitas Negeri Manado ini menyebutkan, alokasi dana yang disiapkan untuk pembelian seragam sekolah sekitar Rp 1,7 miliar. Dikbud akan menyediakan pakaian seragam itu, kemudian akan di distribusikan ke setiap sekolah.

“Tetapi kita akan lihat dulu. Apakah Dikbud yang siapkan atau nanti sekolah yang adakan. Kita hanya bagi-bagi anggaran sesuai kebutuhan tiap-tiap sekolah itu,” ujarnya.

Untuk mengetahui kebutuhan tiap-tiap sekolah, nantinya tim dari Dikbud akan memverifikasi dan mendata berapa jumlah PDB baik SD maupun SMP. Jangan sampai terjadi kesalahan, seperti kekurangan pakaian seragam.

“Lebih baik lebih jumlah pengadaan pakaian dari pada kurang, supaya aman. Semua sekolah akan disalurkan bantuan ini sesuai dengan kebutuhannya. Kita akan data nanti pada saat mulai penerimaan PDB,” tuturnya.

Kata dia, pemberian pakaian seragam tersebut diberlakukan secara merata. Bukan hanya bagi warga kategori miskin ataupun para petani. Anak para pejabat pun akan mendapatkan pakaian seragam gratis, mulai sepatu sampai penutup kepala.

“Kalau buku-buku pegangan siswa itu dialokasikan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pengadaan pakaian gratis ini saya sudah sampaikan kepada sekolah-sekolah dan para masyarakat. Sehingga kedepan mereka tidak ada keraguan untuk menyekolahkan anaknya dengan beban biaya pembelian pakaian,” jelas Djamuddin.

Menurutnya, sebuah terobosan baru bagi Pemkab Mubar, mengadakan pakaian gratis ini. Mubar menjadi salah satu daerah yang menerapkan bantuan pengadaan pakaian gratis di Sultra. Bahkan skala Indonesia, hanya beberapa daerah saja.

“Bantuan pemberian pakaian seragam gratis ini akan berlaku setiap tahun. Mudah-mudahan program ini bisa merubah wajah pendidikan kita di Mubar. Kita harapkan masyarakat dapat mendorong program bupati, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan,” tukasnya.(p5)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker