Baubau

Pemkot Baubau Libatkan Kejaksaan Tarik Mobil Dinas Mantan Pejabat

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memastikan akan menarik semua mobil dinas dari mantan pejabat sebagaimana permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau dilibatkan dalam upaya pengambilan kembali aset tersebut.

“Kita akan tempuh cara-cara yang disarankan oleh KPK yaitu melibatkan Kejaksaan. Ini kita sudah lakukan, tinggal tunggu sampai dimana hasilnya,” ungkap Sekot Baubau, Roni Muhtar dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (15/7).

Ia mengaku tidak mengingat pasti jumlah kendaraan dinas yang masih dikuasai mantan pejabat. Tetapi, kendaraan tersebut memang tercatat dalam daftar aset, tapi fisiknya tidak ada.

“Saya kira kemarin sudah disebutkan (KPK) bahwa ada beberapa mantan pejabat yang sementara memanfaatkan kendaraan tersebut. Kalau barang ini sudah dijual, itu melanggar hukum,” tandasnya.

Ia menegaskan, pihaknya telah mengetahui lokasi dan orang terakhir yang menggunakan kendaraan tersebut. “Makanya kita usahakan secepatnya kembali ke Pemkot untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pemerintahan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Koordinator Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Kosupgah) KPK Wilayah VIII Sultra, Edi Suryanto menyebutkan sedikitnya ada lima unit mobil dinas Pemkot Baubau yang dilaporkan belum ditarik dari mantan pejabat.

“Kota Baubau ini kehilangan lima mobil dinas. Kan aneh juga, di pulau sekecil Buton ini, ada mobil bisa hilang. Jadi, itu harus dikejar,” kata Edi dikonfirmasi usai melaksanakan supervisi di Kota Baubau, akhir Juni lalu.

Menurut dia, seorang ASN berstatus mantan pejabat sudah tak punya hak lagi untuk menggunakan mobil dinas tersebut. “Saya tahu persis itu mantan pejabat yang sudah tidak di pemerintahan lagi,” bebernya.(exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker