Muna

Penerima BSPS di Muna Kekurangan Material Bahan Bangunan

BUTONPOS.COM, MUNA – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swasta (BSPS) tidak sesuai apa yang diharapkan oleh masyarakat. Bahan bangunan senilai Rp 15 juta yang seharusnya disediakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Muna hingga saat ini belum dipenuhi secara keseluruhan.

Di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu misalnya, ada empat Kepala Keluarga (KK) yang bahan bangunannya masih kurang. Adalah Wa Inte, Harni, Husna dan Muliati. Mereka tercatat sebagai penerima program BSPS tahap pertama. Namun, pengelola program hanya memberi mereka pasir, semen, batu merah dan batu gunung.

“Kebutuhan bahan yang kami terima tidak sesuai dengan yang diusulkan. Masih banyak kekurangan bahannya. Kita sudah berkali-kali minta pada fasilitator, tapi tidak disahuti,” keluh Wa Inte.

Buntut belum lengkapnya material bahan bangunan itu, kondisi rumah mereka terbengkalai. Harni misalnya, sudah beberapa bulan terakhir harus menumpang di rumah tetangganya. “Saya juga sudah berat harus tinggal di rumah tetangga. Saya sudah cek di toko penyedia bahan bangunan, tapi katanya, pengelola kegiatan masih ada tunggakannya,” ungkapnya.

Hayadi, Kadis Perumahan dan Pemukiman yang dikonfirmasi terkejut mengetahui masih ada penerima yang kekurangan bahan bangunan. Setahunya, kebutuhan bahan bangunan telah terpenuhi semuanya. “Nanti kami cek di lapangan. Saya juga baru tahu itu,” akunya.

Ia menerangkan, kendala utama dalam program BSPS adalah terkait upah kerja. Memang, upah kerja tukang tidak disediakan dalam program itu. Pekerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sendiri. Kendati demikian, Ia menargetkan program BSPS bagi 631 penerima itu akan tuntas pada Desember ini.
“Sisa menunggu pencairan tahap terakhir sebesar Rp 2 miliar dari total anggaran Rp 9,9 miliar,” tukasnya. (cr1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker