Baubau

Penerimaan CPNS 2019, Pemkot Baubau Dijatah 87 Formasi, Tanpa Guru

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memperoleh persetujuan untuk merekrut 87 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru tahun 2019 ini. Namun, jatah tersebut tidak ada tempat bagi tenaga guru.

“Sudah paten CPNS 87 orang kuotanya, tidak ada untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Saya terima penyampaian itu di Jakarta beberapa hari lalu,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Baubau, Asmaun dikonfirmasi di Palagimata, Senin (21/10) kemarin.

Sebanyak 87 kuota itu, urai dia, untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya. “Kurang tahu pertimbangannya apa sehingga pendidikan tidak ada,” ujar mantan Kepala Bappeda Baubau ini tanpa merinci kuota tenaga kesehatan dan teknis lainnya.

Menurut dia, kemungkinan ada pergeseran waktu pelaksanaan rekruitmen CPNS dari rencana yang ditetapkan secara nasional Oktober 2019. Sebab, masih ada hal-hal teknis termasuk lokasi rekrutmen yang masih perlu dibahas lebih jauh.

“Saya kira (Oktober) itu belum akan jalan itu. Karena Rabu sampai Jum’at ini, admin kita masih dipanggil untuk rapat khusus di Jakarta. Kemudian, ada juga rapat secara teknis rencananya hari Rabu, kita di BKN regional IV Makassar,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemkot Baubau mengusulkan 100 formasi CPNS dan 100 P3K ke ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tenaga kesehatan dan pendidikan diprioritaskan lantaran dianggap banyak kekurangan.

Sekedar diketahui, jumlah formasi yang akan dibuka pada seleksi CPNS 2019 sebanyak 197.117 posisi. Dari jumlah ini tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan mendapat jatah paling banyak.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan sebagaimana dirilis sejumlah media nasional menyampaikan, formasi guru yang ditempatkan di daerah akan menjadi posisi yang paling banyak disediakan pada CPNS 2019, yakni sekitar 60 ribu formasi.

“Guru sekitar 60 ribuan. Formasi lainnya yang juga banyak tenaga kesehatan, sekitar 30 ribuan,” ungkap Ridwan saat berbincang dengan Liputan6.com, seperti dikutip Jumat (17/10/2019).

Dia mengatakan, kedua formasi tersebut nantinya akan banyak bekerja di bawah naungan pemerintah daerah (Pemda).

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan, postur formasi pada seleksi CPNS 2019 secara umum bakal lebih memprioritaskan porsi bagi tenaga teknis ketimbang yang bersifat administratif.

“Kalau sekarang kan masih banyak yang administrasi tuh. Nanti shape-nya akan lebih banyak yang teknis justru. Semisal guru, tenaga kesehatan, atau yang seperti lainnya semisal insinyur dan sebagainya,” sebut dia.

“Sisanya tenaga teknis lain, misal kedokteran hewan, penyuluh pertanian, analis kerjasama, teknik sipil, teknik mesin, yang gitu-gitu,” dia menandaskan.

Ketentuan formasi tersebut, lanjut Ridwan, memiliki rincian, yakni instansi pusat sebanyak 37.854 formasi untuk 74 kementerian/lembaga, serta 159.257 formasi untuk 467 Pemda.

Ridwan berharap, seluruh tahap awal penerimaan ini bisa rampung sebelum memasuki November. Sebab, Menteri PANRB Syafruddin sebelumnya sempat mengumumkan pembukaan CPNS bakal diinformasikan pada 25 Oktober mendatang.

Adapun masa pengumuman formasi itu disebutnya akan berlangsung pada kurun waktu 15 hari setelah resmi diumumkan.

“Pada hari ini akan kita umumkan penerimaan CPNS. Itu ada waktu 15 hari kalender untuk sekedar mengumumkan. Dan enggak boleh diinterupsi jadi 10 hari, wajib. Di PP 11/2017 tentang Manajemen PNS ada itu,” jelasnya.

“Dalam waktu 15 hari kalender sejak diumumkan secara resmi, masyarakat pun dapat mengakses formasi apa saja yang tersedia melalui website dan media sosial milik masing-masing instansi. Plus di portal sscan.bkn.go.id.

“Dari hari ini sampai nanti pengumuman penerimaan resmi dibuka, itu portal sscasn belum bisa diakses, karena memang belum dibuka. Entry formasi pun belum dilakukan, wong mereka belum menerima,” ujar Ridwan.

“Jadi kalau ada netizen atau warganet yang ngeluh belum buka, ya emang belum. Sekarang ini masih tahap pembagian formasi,” dia menandaskan.(exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker