Baubau

Pengamanan Pilkada, Polisi “Baku Tembak” di Hutan Samparona

LAPORAN: INAL/BUTONPOS.COM

RATUSAN anggota Polres Baubau yang terbagi dalam 11 regu terlibat baku tembak dengan sekelompok orang bersenjata di Hutan Samparona, Kecamatan Sorawolio,  Kota Baubau, Sultra, Sabtu (9/12/17) pagi tadi.

Kontak senjata bermula ketika  sejumlah personil Polres Baubau yang sedang melintas di Hutan Samporona tiba-tiba mendengar bunyi ledakan yang disusul dengan rentetan tembakan yang berasal dari arah kiri mengarah ke kerumunan.

Mengetahui mereka ditembaki, anggota Polres Baubau ini dengan sigap menghindari peluru dengan mengambil posisi tiarap. Kemudian satu persatu merayap di sebelah kanan jalan yang  dipenuhi rumput ilalang untuk kemudian bersembunyi dan mengamati pergerakan musuh yang menembaki secara membabi buta.

Setelah mengetahui posisi musuh, mulailah anggota Polres Baubau yang dipersenjatai membalas tembakan. Kontak senjata berlangsung hingga 15 menit lamanya. Beruntung, satu persatu musuh mampu dilumpuhkan tanpa ada polisi yang terkena tembakan.

Kejadian diatas bukanlah kejadian sungguhan, namun merupakan gambaran dari simulasi pengamanan jelang Pilkada serentak yang sengaja dilaksanakan di Hutan Samparona, Kota Baubau, Sultra.

Musuh yang menembaki sebenarnya berasal dari Airsoft Gun Komunitas Lawero. Mereka sengaja dilibatkan dalam simulasi ini dengan menggunakan replika senjata api jenis airsoft gun, sehingga tidak ada yang terluka. Namun, ada saja dalam aksinya tadi, beberapa personil terkena peluru. Tapi hal itu tidaklah menjadi masalah.

Dalam simulasi ini, Personil Polres Baubau juga dilatih kekompakan diantara satu tim dengan menaiki ban bekas mobil yang dijadikan jembatan lintasan. Aturannya, tidak boleh diantara personil dalam tim tersebut menginjak tanah, orang terakhir harus memberikan ban bekas kepada temannya yang berada di depan untuk kembali dijadikan sebagai pijakan.

Personil juga dilatih fisik dan mental. Salah satunya, mereka harus melewati kubangan air dan kolam. Selama melewati rintangan ini, mereka juga diborongi tembakan.

Selain itu, simulasi ini juga melibatkan Kompi 725 Batalion A Infantri Angkatan Darat Kodim 1413/Buton. Ratusan anggota Polres Baubau dilatih terjun dari ketinggian 12 meter.

Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA menjelaskan simulasi itu merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Sultra, Brigjen Polisi Andap Budhi Revianto dengan melakukan one day police tactical testing training.

Simulasi kali ini melibatkan 200 personil Polres Baubau. Mereka dituntut melewati rute kurang lebih 5 km.

“Yaitu satu hari berlatih kepolisian taktis bekeja sama dengan Kompi 725 batalion Infantri Angkatan Darat dan juga komunitas Airsoft Gun Komunitas Lawero,” jelas Kapolres Baubau ditemui wartawan butonpos.com dilokasi simulasi.

Disebutkannya, dari total peserta simulasi, 150 orang berasal dari anggota Ton Dalmas, Ton Negosiator, Ton Raimas dan Ton Dalmas Kerangka.

“Kita bagi menjadi 11 regu yang akan melewati 7 pos dimana disetiap pos ini ada kegiatan fisik yang akan mereka lakukan. Baik itu kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan kepolisian yaitu mungkin menghadapi tindakan-tindakan anarkis, dan sedikit tindakan yang mungkin menggunakan senjata api,” terang Kapolres Baubau. (***)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker