Busel

Polemik Pendaftaran Cakades di Watuampara Siompu Barat, Ada Satu ‘Calon Siluman’?

PUBLIKSATU.COM – Pendaftaran Calon Kepala Desa (Cakades) Watuampara, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra) menuai polemik. Panitia pemilihan desa dituding memasukan satu nama saat masa pendaftaran ditutup.

Pendaftaran calon Kades Watuampara mulai 1-9 April 2019. Selama proses pendaftaran, hanya ada dua nama yang mendaftar yakni La Saluhu dan La Zaliami. Sementara satu nama lainnya yakni Ferawati dituding masuk saat pendaftaran ditutup.

Hal ini disampaikan oleh bakal calon Kades Watuampara, La Zaliami yang telah digugurkan oleh panitia karena tak melengkapi berkas pendaftaran.

La Zaliami mengaku, tak mempersoalkan dirinya dikeluarkan dari calon kepala desa, namun ia mempertanyakan satu nama yang tiba-tiba ada saat penetapan. Sebab kata dia, dari pendaftaran ditutup hingga perbaikan, satu nama itu tak diketahui kapan masuknya.

Lanjut ia, jika calon hanya satu orang saja maka pemilihan Kades bisa diundur dan akan ditambah waktu pendaftaran untuk mencari calon lain. Sebab, saat ini sudah tidak ada lagi lawan kotak kosong.

Masih kata La Zaliami, hal tersebut dimanfaatkan oleh lawannya karena menganggap dirinya tak bisa lagi melengkapi berkas. Maka dimasukanlah Ferawati agar memenuhi syarat minimal calon Kades yakni sebanyak dua orang.

“Mau pemilihan cuma satu orang. Jadi bagaimana caranya itu dia memasukan satu orang itu tanpa melalui pendaftaran. Jadi, pada saat mendaftar itu sudah penutupan. Jika dia mendaftar tanggal 7 April kenapa terlalu lama urus bekasnya yang jelas di situ tanggal 7 Mei 2019. Kenapa terlalu lama begitu,” keluh La Zaliami kepada Publiksatu.com saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu.

“Di Panitia Kecamatan Siompu Barat hanya ada dua nama saja,” klaimnya.

Lanjut ia mengatakan, harusnya penetapan calon Kepala Desa Watuampara sudah dilakukan pada 30 April 2019. Namun La Zaliami mempertanyakan kenapa sampai diperpanjang sampai 11 Mei 2019.

“Kalau calon hanya dua orang, kenapa diperpanjang sampai lama begitu, berarti masih ada yang ditunggu berkasnya orang lain. Karena kalau saya sudah ditahu tidak bisa lolos karena berkasku tidak lengkap,” paparnya.

Sementara salah satu anggota Panitia Pemilihan Desa Watuampara, Zulkifli mengaku tak mengetahui ada satu nama yang mendaftar calon kades. Ia mengetahui, nama itu saat batas pengumpulan berkas.

“Ferawati itu dia muncul berkasnya saya tidak tahu setelah saya disuruh tanda tangan saya tidak baca juga ada nama itu. Saya tahu saat batas pengumpulan berkas. Tidak ada tiga nama, saya tahunya hanya ada dua nama, La Zaliami dan La Saluhu. Satu nama itu tidak pernah disebutkan,” ungkap Zulkifli.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Desa Watuampara, La Zuba membantah seluruh tudingan tersebut. Ia menyebut satu nama itu sudah masuk saat dibuka pendaftaran.

La Zuba menegaskan, berkas pendaftaran Ferawati sudah masuk sejak proses pendaftaran yakni pada 7 April 2019.

Ketua Panitia Pemilihan Desa Watuampara, La Zuba saat menunjukan berkas pendaftaran Ferawati

Ia mengungkapkan, tiga nama itu disampaikan kepada seluruh anggota panitia pemilihan desa dan calon kades yang mendaftar setelah dilakukan verifikasi berkas.

“Pernah juga saya rapat bersama BPD. Saya sampaikan yang mendaftar itu ada tiga orang,” kata La Zuba.

“Kami percayakan satu orang untuk menerima berkas yang mendaftar. Yang baru itu sesuai prosedur. Sebenarnya ada tiga nama yang mendaftar. Yang jelas semua sudah sesuai prosedur,” jelasnya.

“Penetapan harusnya tanggal 30 April 2019. Tapi saya kasih waktu 11 hari untuk memperbaiki berkasnya (La Zaliami) itu,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, La Zaliami digugurkan dari calon kepala desa karena tak melengkapi berkas pendaftaran.

“Yang kurang itu keterangan dari pengadilan, SKCK, tidak terlibat tiga kali Pilkades. Nama ijazah dan KTP sangat jauh berbeda. Di ijazahnya La Zaliami dan di KPT-nya, M Taufik BH Sukur. Dengan demikian tidak bisa berurusan SKCK,” ulas La Zuba.

Untuk diketahui, panitia sudah menetapkan dua orang calon Kepala Desa Watuampara yakni La Saluhu dan Ferawati pada 11 Mei 2019. Sementara pemilihan Kepala Desa akan digelar pada 26 Juni 2019. (sim/ps)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker