Baubau

Polres Baubau Raih Penilaian ITK Terbaik

BUTONPOS. COM, BAUBAU – Dua Polres di wilayah Polda Sulawesi Tenggara memperoleh peringkat pertama dalam Indeks Tata Kelola (ITK) yang di keluarkan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Adalah Polres Baubau dan Polres Wakatobi.

Dua Polres ini mendapatkan penilaian terbaik untuk tipe yang berbeda.  Polres Kota Baubau misalnya, berada diperingkat  pertama dari 36 Polres dengan wilayah rawan konflik. Polres Baubau berhasil memperoleh skor 6,79. Dengan kategori cenderung baik. Selain unggul dalam ITK Polres Baubau masuk dalam peringkat pertama pencapaian kinerja Gakkum dari 36 Polres se Indonesia. Sementara itu Polres Wakatobi meraih peringkat pertama dari 27 Polres sebagai Polres tipe perairan.

Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA mengatakan Indeks Tata Kelola merupakan ukuran kinerja suatu organisasi yang ideal dan diukur menggunakan metode yang independen.

“Metodenya dengan mengukur nilai obyektif (kelengkapan administrasi, red), persepsi penilaian masyarakat dan nilai observasi langsung ke tempat pelayanan publik,” kata Daniel Widya Mucharam saat dihubungi melalui aplkasi whatsapp, Selasa (12/12/17).

Selanjutnya AKBP Daniel menjelaskan penilaian dilakukan oleh tim idependen dengan melakukan penilaian diseluruh Indonesia.

“Karena Mabes Polri mengadakan penilaian ITK ke seluruh Polres namun menggunakan Tim Independen dari Kemitraan serta penilaian dari Kemenpan. Polres Baubau mendapatkan predikat tersebut karena dari aspek-aspek yang dinilai mendapatkan score tertinggi,” jelas AKBP Daniel.

Dengan diperolehnya predikat ini selangkah lagi Polres Baubau akan menuju pada Wilayah Bebas Korupsi

“Predikat ini juga selangkah lagi menuju Polres Baubau yang masuk dalam kategori Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM) dimana diakhir proses tersebut akan dicapai Zone Integritas dimana salah satu indikatornya adalah diterimanya insentif Remunerasi atau Tunjangan Kinerja 100 persen. Saat ini personil Polres Baubau dan Satker lain yg (yang, red) blm (belum, red) dapat predikat ZI hanya menerima 43 persen dari jumlah ideal,” jelas Kapolres Baubau. (po3)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker