Buton

Polres Buton Terlibat Operasi Pasar

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Polres Buton bersama instansi terkait bakal melakukan operasi pasar di sejumlah pasar wilayah hukumnya, mulai hari ini, Selasa (12/12). Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pangan jelang Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Kapolres Buton AKBP Andi Herman SIk mengatakan, kegitan tersebut merupakan tindaklanjut dari video telekonfrens bersama Kapolri, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Bulog, dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Pusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Senin (11/12).

Dalam telekonfrens itu, lanjut Andi, pemerintah pusat menginginkan ada kestabilan harga pangan menjelang natal dan tahun baru. Sehingga, pihaknya bersama intansi terkait seperti Bulog, BPOM, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian akan melakukan operasi pasar mulai hari ini, Selasa (12/12).

Batas waktu operasi pasar belum ditentukan. Nanti disesuaikan dengan kondisi daerah. Namun menurut Andi Herman, khusus Bulog hanya akan turun selama dua hari.

“Belum ada batasan sampai berapa hari. Kalau Bulog Sultra itu dua hari, tapi kita di wilayah kita kondisikan. Kalau memang selesai satu hari, ya satu hari. kalaupun tidak, cukup kita laksanakan satu minggu bisa,” ujar Andi Herman di kantornya, kemarin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Azizu, mengimbau para pedagang serta tengkulak agar menjual hasil tani sesuai kebutuhan konsumen khusus pada komoditas cabe dan bawang yang selama ini sering mengalami kekurangan stok.

“Di tingkat petani kita khususnya bawang merah dan bawang putih masih sedikit, sehingga akhirnya didatangkan dari luar. Termasuk daging dan telur ayam juga masih kurang,” katanya.

Senada juga dikatakan Pelaksana Sekretaris Dinas Pertanian Buton Selatan, Muhammad Rais. Berhubung di Busel hanya terdapat satu pasar, mayoritas kebutuhan masyarakat masih bergantung di Kota Baubau. Sehingga dalam pelaksanaan operasi pasar, pihaknya akan menunggu konfirmasi dari Bulog Baubau.

“Seperti beras, sayuran, cabe, dan bawang serta kebutuhan pangan lainnya, kita di Busel dominannya masih berpusat di Baubau,” ujarnya. (man/exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker