Muna

Prajabatan Bidan dan Penyuluh Mubar Tunggu Jadwal Provinsi

BUTONPOS.COM, MUBAR – Para bidan dan penyuluh pertanian yang sudah diangkat jadi PNS 2017 ini oleh Kementerian, harus bersabar dulu untuk mengikuti kegiatan prajabatan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada permintaan dari provinsi untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Perlu diketahui, sebanyak 55 orang bidan pegawai tidak tetap (PTT) dan 7 orang tenaga penyuluh telah mengantongi SK sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tetap di Mubar, dan belum mengikuti prajabatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mubar, Rosma Sari La Ute mengatakan, pihaknya menunggu jadwal dari provinsi untuk mengikutkan para bidan dan penyuluh itu dalam kegiatan prajabatan. Sebab, yang laksanakan kegiatan adalah Badan Diklat Propinsi Sultra.

“Kalau Badan Diklat sudah membuka jadwal prajabatan, kita pasti disurati. Untuk sementara, kita harus bersabar sambil menunggu jadwal dari Badan Diklat. Kita ini baru tahap awal dalam kegiatan itu,” ungkapnya.

Kata dia, biasanya setiap tahun jika ada pengangkatan pegawai pasti dibuka kegiatan prajabatan. Kemungkinan 2018 nanti pasti ada, karena masih banyak PNS yang belum ikut, utamanya yang diangkat pada 2017 ini.

“Kan setiap daerah ada bidan PTT dan penyuluh yang di-PNS-kan 2017 lalu. Mereka itu pasti ada yang belum mengikuti prajabatan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa diikutkan. Pihak penyelenggara juga selalu menjadwalkan setiap tahun,” katanya.

Sebelum mengikuti kegiatan prajabatan, SK yang dipegang oleh para bidan dan penyuluh pertanian ini baru 80 persen. Nanti setelah prajabatan baru menerima SK 100 persen. Jadi gaji mereka terhitung berdasarkan SK yang dipegang.

“Soal penempatannya belum ada yang didistribusi. Mereka masih penempatan dimasa menjadi bidan PTT atau tenaga pengabdi. Kedepan pasti ada penyegaran tempat tugas baru, karena memang sangat diperlukan. Tetapi kemungkinan itu dilakukan setelah ada SK 100 persen,” tandas Rosma. (p5)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker