Buton

Rintihan Warga Buton: Kami Penghasil Aspal Tapi Jalan Kami Belum Diaspal

PUBLIKSATU.COM, BUTON – Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak dahulu telah dikenal sebagai daerah penghasil aspal hingga ke mancanegara.

Usai diselisik, ketenaran itu memang sudah sepantasnya. Pasalnya, dari data berbagai sumber, total kandungan aspal di Pulau Buton digadang-gadang tidak kurang dari 750 juta ton. Yang jika dimanfaatkan tak akan habis selama 300 tahun.

Dengan melimpahnya aspal ini, tak jarang orang beranggapan Kabupaten Buton memiliki jalan yang mulus terbalut aspal.

Namun, faktanya, anggapan itu tak berlaku untuk poros jalan yang ada di Kecamatan Lasalimu. Tepatnya, poros jalan yang ada di Desa Benteng.

Tak jarang para pengguna jalan mengeluh saat melintasi jalan itu. Sebab, jika melintasinya serasa sedang goyang aerobik.

Mirisnya, saat musim hujan tiba. Jalan itu terlihat seperti sungai. Nah, disini andaikan berkendara menggunakan sepeda motor saat melintas, jika tak pandai memilih jalur yang tepat, bisa-bisa tercebur di lubang jalan.

Sungguh jalan yang penuh rintangan. Dijamin kesal bila melalui jalan ini. Seperti kekesalan pengguna jalan dari Desa Lawele yang terlihat di status akun Fecebook-nya, Aksa Maraqai (Toyang).

“Mohon dari pemerintah dedikasinya pak. Kami penghasil aspal, tapi kenapa jalan kami belum diaspal,” kesal dia dalam statusnya.

Mereka berharap keluhan-keluhan tersebut dapat tersahuti oleh pemerintah. Apalagi, mengingat Kecamatan Lasalimu merupakan salah satu lumbung aspal yang ada di Buton. (Mo1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker