Bombana

Roling Jabatan Eselon II Bombana, Enam Bergeser

PUBLIKSATU.COM, BOMBANA – Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan rotasi atau pergeseran pejabat pimpinan tinggi pratama (PPTP) setingkat kepala Dinas atau eselon II. Enam pejabat bergeser, sementara tiga lainnya dikukuhkan kembali.

Kepala Dinas PU dan Tata Ruang, Man Arfa dirotasi menjadi Kepala Inspektorat Kabupaten Bombana. Sementara Kepala Inspektorat sebelumnya, Mohamad Subur dipindahkan menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi Bombana.

Sitti Sapiah yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup digeser menjadi Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sementara Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Abdul Rahman dipindahkan menjadi Asisten I Bidang Pemerintahan di Sekretariat Bombana.

Mahyuddin, yang sebelumnya Asisten I dipromosikan menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Bombana. Mahyuddin menggatikan posisi Sekwan, Alimuddin yang dipercayakan mengisi jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bombana.

Sementara tiga pejabat yang dikukuhkan kembali jabatannya yakni, Sunandar sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Janariah sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga serta Muhamad Aris sebagai Asisten II Sekretariat Bombana.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di aula Sekretariat Bombana, Jumat, 23 Agustus 2019 sekitar pukul 9.30 Wita. Mereka dilantik oleh Sekretaris Daerah H. Burhanuddin HS Noy mewakili Bupati Bombana H. Tafdil. Pelantikan digelar berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bombana nomor 428 Dan 429 tahun 2019 yang diteken tanggal 22 Agustus 2019.

Dalam sambutannya, Burhanuddin HS Noy mengatakan pelantikan kali ini hanya pergeseran saja. Semua adalah pejabat lama yang sekedar dirotasi. “Tidak ada wajah baru, semua adalah jenderal lama. Ada yang hanya bergeser, sementara lainnya cuma dikukuhkan kembali jabatannya,” paparnya.

Meski begitu, mantan Kadis Perhubungan Sultra ini mewanti agar pejabat yang baru dilantik lekas beradaptasi serta menunjukan kinerja maksimal, ditempat tugasnya masing masing. “Kita akan terus evaluasi. Jadi saya harap tunjukanlah kinerja yang baik,” tandasnya.

Dalam sambutannya itu, Burhanuddin menegaskan bahwa pelantikan digelar usai mengantongi Izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). ” Jangan lagi ada ungkapan bahwa tidak prosedural. Saya tegaskan bahwa pelantikan ini sangat prosedural. Kami dapat tiga rekomendasi dari KASN. Pertama, mulai permintaan pergeseran, lalu Job fit, hingga proses pelantikan,” jelasnya.

Sementara ditanya terkait siapa posisi jabatan PU yang ditinggalkan Man Arfa? Burhanuddin mengatakan, posisi itu akan dijabat oleh seorang pelaksana tugas. “orangnya sudah kami usulkan, tinggal menunggu rekomendasi saja,” tukasnya. (Dar)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker