Muna

Rp 1,2 Miliar Honor PPK dan PPS Mubar “Diblokir”

PUBLIKSATU.COM, MUNA – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tercatat sudah dua bulan (Januari-Februari) belum menerima honor dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka pun bertanya-tanya, karena baru tahun ini, honor terlambat dibayarkan.

Usut punya usut, ternyata keterlambatan pembayaran honor itu terjadi di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Muna Barat (Mubar) misalnya ada sekitar 55 PPK dan 258 PPS yang belum menerima honor.

Awaluddin Usa, Ketua KPU Mubar menerangkan, keterlambatan pembayaran honor itu disebabkan adanya revisi anggaran secara nasional. Infonya, dalam waktu dekat honor itu akan segera ditransfer. “Kami masih lengkapi permintaan pencairanya,” katanya.

Mantan Wartawan itu menjelaskan, kebutuhan honor PPK dan PPS untuk dua bulan sebesar Rp 1,2 miliar. Untuk perbulannya sebesar Rp 600 juta. Pembayaran honor mereka berbasis kinerja. Artinya, honor bulan Januari dibayar Februari dan seterusnya.

“Pembayarannya berdasarkan kinerja. Honor yang belum dibayar dari Januari-Februari akan dirapel. Untuk bulan Maret nanti dibayar April,” tandasnya. (cr1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker