Baubau

Salah Tulis Nama, Pegawai Disnaker Enggan Penuhi Panggilan Bawaslu

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Salah satu pegawai Dinas Ketenagakerjaan Kota Baubau, Beatriks Tantu, menolak undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Baubau atas dugaan politik praktis.

Alasan penolakan didasari kesalahan penulisan nama dalam undangan yang dibuat Bawaslu Baubau.

PNS Disnaker Baubau ini merasa kesal nama yang tertulis dalam undangan Bawaslu tidak sesuai. Ia mengungkapkan bahwa seharusnya dalam undangan Bawaslu tersebut tertulis nama Beatriks bukan Betrick. Sehingga Beatriks Tantu menolak mentah-mentah undangan yang diantarkan staf Bawaslu Baubau di kantor Disnaker Baubau, Kamis (14/12/17).

“Namaku ditulis Betrick bukan Beatriks Tantu, ya saya tolak lah. Tapi kemarin saya tidak sempat ambil lagi suratku, karena sudah ribut dengan dia. Saya kesal, karena saya dikejar-kejar di rumahku,” ujar Beatriks saat dikonfirmasi di kantor Disnaker Baubau, Jumat (15/12/17).

Beatriks membantah keterlibatannya dalam politik praktis dengan mendukung bakal calon Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH.

Ia mengaku kehadirannya pada Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu hanya sebatas memenuhi undangan pemilik acara. Saat acara segera berakhir, dirinya meminta Wali Kota Baubau untuk foto bersama tanpa mengetahui ada baliho politik dibelakangnya.

“Staf Bawaslu sudah datang di rumahku, saya sudah klarifikasi, saya ini tidak tahu apa-apa. Saya kan hanya hadiri undangan Maulid, kenapa mau dikaitkan dengan Pilkada,” sanggahnya.

Lebih lanjut ia mengaku siap untuk memenuhi panggilan Bawaslu jika tidak terjadi penulisan nama lagi. (po4)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker