Buteng

SamaTau Target Jalan di Tahun Pertama

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Duet pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng) Samahuddin-La Ntau (SamaTau) ditahun pertamanya membangun adalah fokus pada infrastruktur jalan. Hal ini menjadi perhatian keduanya karena jalan merupakan simpul untuk meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Buteng.

“Program pertama kami membangun Buteng adalah fokus pada infrastruktur dasar masyarakat, yakni pengasapalan jalan. Sebab, majunya ekonomi suatu daerah harus ditunjang dengan jalan yang mulus untuk memperlancar masyarakat membawa hasil pertanian dan hasil usaha lainnya untuk dipasarkan,” ungkap Bupati Buteng Samahuddin dalam wawancaranya dengan Buton Pos, beberapa waktu lalu.

Dalam membangun infrastruktur dasar ini, pihaknya tidak ingin membangun asal-asalan seperti timbun jalan dan langsung aspal seperti pemerintahan sebelumnya. Ditambah lagi hasilnya tidak berkualitas dan tahan lama, belum cukup setahun sudah rusak dan bolong-bolong.

“Kita mulainya dengan perencanaan yang matang dengan memikirkan perkembangan Buteng kedepannya, sehingga jalan-jalan yang ada saat ini tidak hanya ditaburi dengan aspal lalu selesai pekerjaannya dan mendapatkan penilaian masyarakat kita sudah membangun. Bukan seperti itu pola pembangunan jalan yang akan kita bangun,” tuturnya.

Kontraktor sukses ini menerangkan, sebagai daerah strategis yang menghubungkan dua kepulauan Muna dan Buton, Kabupaten Buteng akan maju dan berkembang pesat kedepannya. Maka itu, pembangunan infrastruktur dasarnya seperti jalan ini harus kuat dan lebar.

“Kalau jalannya sejak dulunya sempit, sekarang kita perlebar. Minimal untuk jalan kabupaten itu delapan meter. Seperti jalan di Desa Wasilomata yang dikenal sempit, kita perlebar sampai delapan meter,” tandasnya.

Untuk itu, dia meminta Dinas Perizinan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membangun 25 meter dari sempadan jalan. “Saya juga sudah perintahkan kepada kepala desa untuk turun di masyarakat agar mendukung pemerintah terkait pelebaran jalan ini demi kepentingan umum. Saya yakin masyarakat disini mau diajak bekerjasama kalau untuk kepentingan bersama,” katanya.

Untuk pengaspalan jalan kabupaten ini, dirinya sendiri akan sering turun melakukan pengawasan agar kualitasnya terjamin dan tidak dikerjakan asal-asalan seperti sebelum-sebelumnya. Sementara jalan provinsi, dirinya mengaku sudah meminta kepada gubernur untuk ditingkatkan menjadi dua poros nantinya.

“Kalau pemerintah provinsi beralasan terbentur anggaran, saya akan perjuangkan untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional. Kalau statusnya sudah jadi jalan nasional, sudah urusan saya untuk memanfaatkan koneksi di pusat untuk secepatnya diaspal seperti jalan-jalan nasional di daerah-daerah yang sudah maju,” ujar Samahuddin penuh semangat.(uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker