Sultra

Sekdis Dikbud Sultra Terjaring OTT, BB Capai Rp 425 Juta

PUBLIKSATU.COM, KENDARI – Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara berinisial LD terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Rabu 28 November 2018. Dalam operasi ini uang sebesar Rp 425 Juta berhasilkan diamankan.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Tomo Sitepu mengatakan, OTT berkaitan dengan adanya dugaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) sebesar Rp 102 Miliar dan SMA Rp 80 Miliar.

“Informasi yang kita dapatkan, dimana terduga meminta uang sebagai fee sebesar 10 persen. Dana Alokasi Khusus (DAK) ini diperuntukan sebagai pelatihan siswa, dengan dialokasikan untuk pembangunan laboratorium
dan pembangunan rumah dinas. Ternyata untuk permintaan dana sebagai fee ini sudah berjalan sebanyak dua kali,” bebernya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. Karena, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ada terduga lainnya yang turut diamankan.

“Kita akan terus mengembangkan kasus ini dan akan ditindak lanjuti lebih lanjut, apakah ada orang-orang terkait kasus ini yang pantas kita amankan kembali atau tidak,” tandasnya.

Tomo menegaskan, terkait kasus ini, pihaknya belum bisa menetapkan apakah masuk dalam kategori suap-menyuap atau pemerasan.
Karena terduga masih dalam pemeriksaan dan kemungkinan dalam 1 x 24 jam baru bisa ditetapkan pasal apa yang diberikan terhadap terduga (LD).

“Nantinya, kasus ini kita akan tindak lanjuti, apakah kasus ini masuk dalam kategori suap atau adanya indikasi pemerasan. Karena saat ini terduga masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, nanti dalam waktu 1 x 24 jam, akan kita sebutkan pasal apa yang akan dikenakan untuk terduga (LD),” paparnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum bisa ditetapkan sebagai tersangka, karena masih dalam proses pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan dan akan mengumpulkan beberapa kepala sekolah untuk dimintai keterangan.

“Jadi yang kita amankan saat ini hanya yang menerima uang dengan berinisial LD, dimana jabatannya saat ini sebagai Sekdis Dikbud Sultra. Dimana pada hari ini juga, akan kita kumpulkan beberapa kepala sekolah untuk dimintai keterangan. Insyaallah besok mungkin sudah bisa kita tetapkan dan bisa kita bisa ekspos,” pungkasnya. (m4)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker