Baubau

Setubuhi Korbannya di Belakang SMAN 3 Baubau, Dudi Dipenjara Enam Tahun

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Safaruddin alias Dudi (19) terdakwa persetubuhan anak di bawah umur sedikit bernapas lega. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Baubau menjatuhkan vonis padanya selama enam tahun penjara.

Vonis majelis hakim yang diketuai Hika D Asril Putra SH, didampingi Rudie SH MH dan Muhajir SH (anggota) itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 10 tahun penjara.

Sesuai fakta persidangan Safaruddin melanggar pasal 81 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Safaruddin terbukti secara sah dan meyakinkan telah menyetubuhi si Bunga (nama samaran) di belakang SMAN 3 Baubau JL Dayanu Ikhsanuddin Kelurahan Lipu pada April lalu.

Berdasarkan informasi yang didapat korban disetubuhi setelah diberi minuman keras (Miras) oleh terdakwa. Setelah itu, terdakwa langsung melakukan hubungan layaknya suami istri.

Atas perbuatannya itu, majelis hakim menjatuhkan vonis pada Safaruddin enam tahun penjara dengan berbagai pertimbangan. “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa (Safaruddin) dengan enam tahun penjara,” vonis hakim.

Sidang pekan lalu, JPU juga dalam tuntutannya menjerat terdakwa dengan Pasal 81 UU No 12 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juga. Karena itu, JPU menuntut Safaruddin dengan 10 tahun penjara.

Sementara itu, La Nuhi SH MH, selaku kuasa hukum terdakwa, pada sidah pekan lalu mengunkapkan, pihaknya menyampaikan pembelaan terdakwa secara lisan di hadapan majelis hakim PN Baubau. Pada intinya pihaknya meminta majelis hakim agar menjatuhkan putusan yang ringan. Dengan alasan terdakwa bersikap sopan dan tidak berbelit-belit selama di periksa di ruang sidang.

“Kami telah mengajukan pembelaan lisan, mohon putusan yang ringan dengan alasan pertama, dia (terdakwa, red) mengakui perbuatannya. Berlaku sopan di persidangan, memiliki anak kecil punya tanggungan. Kemudian berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” kata La Nuhi, saat ditemui di Pengadilan Negeri Baubau. (m2)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker