Baubau

SMAN 4 Baubau Terpilih Jadi Sekolah Model

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memilih SMA Negeri 4 Baubau sebagai sekolah model untuk di Kota Baubau tahun ini. Adanya sekolah model agar dapat berimbas kepada sekolah-sekolah yang lain.

Demikian dikatakan kepala SMAN 4 Baubau, Drs Arif Tasila MPd melalui koran ini, Sabtu (14/9). Ia mengungkapkan, pada intinya sekolah yang dipilih sebagai sekolah model adalah sekolah yang sudah menjalankan petunjuk-petunjuk dengan baik. Dengan begitu, sekolah model dapat berimbas dengan sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Baubau.

Dikatakan pula, dipilih sebagai sekolah model dinilai sangat berat bagi SMAN 4 Baubau karena belum begitu layak. Maka itu, karena sudah mendapat kesempatan tahun ini maka dimaksimalkan dan pihaknya sudah mengundang sekolah-sekolah yang lain. Adapun sekolah model sementara sedang berlangsung dari Rabu, Kamis, jumat dan minggu lalu.

“Berlangsung lagi senin (Hari ini, red) lanjutnya hari sabtu. Fasilitator dari Pemerintah provinsi dia (Pemprov, red) melaksanakan kegiatan ini untuk sistem pembelajaran,”kata Arif, saat ditemui di ruangannya belum lama ini.

Ia menambahkan, sistem pembelajaran itu baik meliputi nilai rapor, mutu dan termasuk cara pengimputan, pemberian pembelajaran dan penilaian. Ia mencontohnya, seperti tahun sebelumnya ada kemampuan akademiknya biasa saja, namun menonjol dari disisi karakter. Selain itu, menonjol dari sisi keterampilan karena ada prestasi akademik dan non akademik.

“Terakhir itu kita presentasekan dan dihadiri Kepala Cabang Dinas (KCD), beberapa kepala sekolah dan termasuk beberapa perserta kita presentasikan bahwa sudah seperti inilah yang namanya sekolah model,”tambahnya.

Harapan Arif Tasila, keapda para guru dapat memperoleh kesempatan untuk melakukan pembenahan apa saja yang kurang dari sekolah model. Tidak hanya itu, sekolah model tidak hanya sampai disitu, tetapi juga dapat berkelanjutan dan dapat berimbas kepada sekolah-sekolah yang lain. Meskipun begitu, sekolah model tidaklah mudah karena perlu evaluasi.(m2)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker