Buton

Soal Dugaan Keracunan Kelor, KNPI Buton Harap Dinkes dan Loka POM Baubau Turun Lapangan

PUBLIKSATU.COM, BUTON – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buton mengharapkan pihak Dinas Kesehatan dan Loka Pengawasan Obat dan Makan (POM) Baubau menelusuri kebenaran atas keluhan yang dialami tujuh warga Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo terkait dugaan keracunan usai mengonsumsi sayur kelor, Selasa (19/6/2019).

Sebab, terkait keluhan tersebut banyak publik merasa aneh. Pasalnya, sayur yang selama ini menjadi favorit sebagian masyarakat kini diduga menjadi penyebab sumber keracunan.

“Aneh kan, daun kelor yang menjadi favorit masyarakat menjadi sumber keracunan sehingga ini diminta kepada dinas terkait terutama dinas kesehatan dan instansi terkait bersama-sama tim Pengawas Obat Makanan (POM) di daerah harus menelusuri kebenaran ini, jangan sampai menjadi hal buruk kepada publik atas daun kelor dan jika tidak dicek kebenarannya itu akan menimbulkan kekhawatiran konsumen terkait ada bahan pengawet,” ujarnya Wakil Ketua DPD KNPI Buton, Muhammad Risman kepada Publiksatu.com, Rabu (19/6/2019).

Wakil Ketua DPD KNPI Buton, Risman

Dengan adanya insiden tersebut, kata dia ini telah menggambarkan lemahnya fungsi pengawasan makanan di Kabupaten Buton. Apa lagi, sumber daun kelor yang didapatkan korban didapatkan melalui hasil belanjaan di salah satu pasar sore yang ada di Pasarwajo.

Risman menduga, kelor yang dikonsumsi korban keracunan makanan yang dilarikan di RSUD Buton itu telah terkontaminasi dengan bahan-bahan pengawet agar jualan para pedagang terlihat segar.

“Berkaca Pada pasar-pasar di daerah lain telah banyak yang sudah dimodernisasi mulai dari fasilitas sehingga penjual maupun konsumen mendapat jaminan kesehatan serta kepercayaan publik,” ujarnya.(Mo1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker