Politik

Soal Duit Sumbangan Pengusaha, Anak Buah Hary Tanoe: ICW kok Lucu

PUBLIKSATU.COM – Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan nihilnya sumbangan dana kampanye dari korporasi dan pengusaha kepada pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Arya Sinulingga selaku Juru Bicara Tim Kampanye Jokow-Ma’ruf Amin mengatakan, apa yang disampaikan laporan keuangan paslon 01 adalah sebenar-benarnya tidak ada yag disembunyikan.

“Kami menyampaikan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh KPU, kami tidak menerima bantuan yang di luar dari ketentuan KPU,” ujar Arya di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (11/1).

Politikus Partai Perindo ini pun mempertanyakan kepada ICW. Karena itu sama saja memaksa korporasi dan pengusaha menyumbangkan uangnya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Namanya orang nyumbang kok dipaksa, lucu juga ini ICW ini,” tegas anak buah konglomerat Hary Tanoe itu.

Lebih lanjut, Arya mengungkapkan, jika ICW ingin merekomendasikan siapa korporasi dan juga pengusaha yang ingin menyumbangkan uangnya ke Jokowi-Ma’ruf Amin, maka silakan saja, karena TKN sangat terbuka.

“Kami tunggu perusahaan tersebut, dan kantong kami terbuka lebar,” pungkasnya.

Sebelumnya, ‎Peneliti ICW Almas‎ mempertanyakan nihilnya sumbangan dana kampanye dari korporasi dan pengusaha kepada pasangan calon (paslon) peserta pilpres 2019. Pasalnya, dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang diterima ICW, tidak menemukan asal sumbangan dari korporasi atau pengusaha tertentu.

Dalam penelusurannya, Almas mengatakan, pihaknya hanya mendapatkan sejumlah data penyumbang perorangan yang jumlahnya tidak begitu besar.

Padahal, Almas menyebutkan, dalam PKPU Dana Sumbangan Pemilu, terdapat perubahan nominal terkait maksimal sumbangan dari perorangan. Yaitu, yang awalnya sebesar Rp 1 miliar menjadi Rp 2,5 miliar.

Karena itu, ICW memunculkan indikasi kecurangan dari nihilnya penyumbang dari korporasi ataupun pengusaha.

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker