Hukum

Syafri Mengaku ke Dewas BPJS TK soal Hubungannya dengan Amel

PUBLIKSATU.COM – Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan (TK) Guntur Witjaksono angkat bicara soal kasus hukum yang menyeret mantan anggotanya, Syafri Adnan Baharuddin. Guntur Witjaksono menyebut Syafri telah membuat pengakuan kepada jajaran Dewas BPJS TK. Pengakuan itu terkait hubungan Syafri dengan mantan asistennya, Rizky Amelia.

Dikatakan Guntur, Syafri mengutarakan pengakuan itu kepadanya lewat pesan singkat aplikasi Whatsapp (WA). “Kami klarifikasi kepada SAB dan dia mengakui ada hubungan khusus dan minta maaf kepada kami semua,” ujar Guntur saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Setelah pengakuan itu, ternyata kasus hubungan Syafri dengan Rizky Amelia mulai mencuat ke publik. Lantas Dewas langsung meminta mantan karyawan kontrak BPJS TK itu untuk mengajukan aduan tertulis ke Dewan Jaminan Nasional (DJSN). Pengaduan itu dianggap lebih baik daripada mengunggah postingan-postingan ke media sosial (medsos). Sebab cara itu hanya membuat gaduh.

“Postingan terus dilakukan. Kami bilang ke RA bikin aduan saja. Syukur tanggal 6 ada aduan masuk dan kami dapat tembusannya,” katanya.

Guntur melanjutkan, setelah kasus Amel–begitu Rizky Amelia disapa, pihak dewas belum menerima penjelasan dari Syafri terkait hubungan mereka. Malahan, Syafri mengajukan surat pengunduran diri. “Kami mengajukan punishment meminta dinonaktifkan sebagai komite. Pada akhirnya dia mengundurkan diri,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, jajaran Dewas BPJS TK merasa kecewa. Kini, Guntur bersama jajaran dewas lainnya berharap kejadian sebenarnya dapat terungkap dengan cepat.

“Intinya kami merasa kecewa dan menyesalkan terjadinya ini. Kami berharap ini cepat selesai dan masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya.

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker