Buton

Tagih Janji Bupati Buton, PICA Kepton Amankan Dua Randis

PUBLIKSATU.COM, BUTON -Persatuan Intelektual Cendikiawan dan Aktivis Kepulauan Buton (PICA Kepton) berunjuk rasa di pertigaan akses masuk kompleks perkantoran Takawa, Kabupaten Buton, Sultra, Kamis (11/7/2019) pagi.

Sembari berunjuk rasa, mereka juga terlihat merazia kendaraan dinas. Akibatnya, dua unit mobil dinas diamankan. Oleh mereka, kendaraan itu kemudian diarak keliling kompleks perkantoran Takawa sambil berorasi.

Koordinator Lapangan PICA Kepton, Idrus menjelaskan aksi ini merupakan bentuk kekesalan mereka, di mana instruksi Gubernur Sultra dan kesepakatan bersama Bupati Buton belum diindahkan.

Ia menegaskan kala itu, dalam kunjugannya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menginstruksikan kepala dinas untuk menetap di ibu kota Kabupaten Buton, Pasarwajo.

Tindak lanjut dari instruksi itu, ia mengaku pihaknya telah melakukan kesepakatan bersama Bupati Buton, La Bakry. Di mana kesepakatan itu disepakati (10/7) seluruh Organisasi Perangkat Daerah diharuskan tinggal di Pasarwajo. Serta seluruh mobil dinas yang digunakan untuk memfasiltiasi ASN keluar Kabupaten Buton harus dihentikan.

“Tapi sampai hari ini mini bus itu dan kepala-kepala dinas masih mayoritas masih belum stand by di Pasarwajo,” kesal dia saat ditemui sejumlah wartawan di halaman kantor Bupati Buton.

“Tadi kami hanya tahan fokus pada mini Bus yang memfasilitasi pegawai,” tambahnya.

Bulum ada titik terang dalam aksi kali ini. Sebab, pihak pemerintah yang berada di kantor Bupati Buton enggan menanggapi hal ini. Pasalnya, Bupati Buton dan Wakilnya serta Sekretaris Daerah tidak berada di tempat.

“Kami akan tindak lanjuti sampai hari Senin ke depan. Sampai ada ketegasan Bupati Buton untuk menindak lanjuti aksi-aksi yang sudah kami sampaikan,” ujarnya. (Mo1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker