Sultra

Tak Bayar Tagihan, PLN Putus Listrik Dinas Tanaman Pangan

BUTONPOS.COM, KOLAKA – Karena menunggak pembayaran listrik selama tiga bulan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Kolaka terpaksa memutus aliran listrik di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura di Jalan Pemuda, kelurahan Balandete.

Pemutusan sementara aliran listrik di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura tersebut terhitung tanggal 5 Desember lalu, hingga beberapa waktu kedepan, sebelum tunggakan dilunasi.

Terkait pemutusan aliran listrik tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, La Ramuli tidak dapat ditemui, sebab tengah keluar kota.

Dari hasil pantauan media ini sekitar pukul 10.15 WITA, suasana di kantor SKPD yang sebelumnya bernama Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan terlihat lengang, nyaris tanpa aktivitas. Semua ruangan yang hampir separuhnya dibatasi bilik kaca, terlihat gelap.

Beberapa staf yang dimintai tanggapan terkait pemutusan aliran listrik terkesan mengelak memberi jawaban.

Sementara itu, pada box KWh meter listrik yang terpasang di dinding luar depan kantor terlihat beberapa tempelan stiker PLN bertuliskan “Diputus Karena Menunggak”.

Stiker milik PLN tersebut ditempelkan pada bekas dudukan Miniature Circuit Breaker (MCB) yang sebelumnya telah dicopot oleh petugas PLN.

Terkait pemutusan aliran listrik di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Manager PLN Ranting Kolaka, Agus Dwi Setyawan yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (7/11) kemarin membenarkan pemutusan dimaksud.

“Benar, sudah kita putus sementara karena tunggakan telah masuk tiga bulan. Dan kalau sampai tanggal 20 belum diselesaikan akan dilakukan pemutusan total atau pembongkaran instalasi,” ujarnya.

Dikatakan Agus, sebelum dilakukannya pemutusan sementara pihaknya telah melakukan langkah konfirmasi kepada pihak konsumen, namun hingga batas waktu yang diberikan belum ada penyelesaian.

“Bahkan kita juga sudah ketemu pak Sekda untuk sampaikan ini,” tambah Agus.

Diungkapkan Agus, kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka telah menunggak pembayaran listrik selama 3 bulan sejak Oktober hingga Desember dengan nilai tunggakan Rp 6.016.175.

Untuk diketahui, dalam rekening tagihan listrik PLN nama kantor pengguna adalah Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Kolaka.

Namun sejak tiga tahun terakhir gedung kantor yang terletak di depan Stadion Gelora Balandete tersebut telah menjadi tempat berkantornya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (sebelumnya bernama Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan).

Menanggapi pemutusan aliran listrik disalah satu kantor SKPD milik Pemda Kolaka, Anggota Komisi III DPRD Kolaka Hasbi Mustafa mengaku kaget.

“Kenapa bisa begitu, kemana dana rutinnya. Jangan bilang tidak ada dananya, semua pembiayaan dalam satu tahun sudah dianggarkan. Jadi tidak ada alasan tidak terbayar, jangankan listrik dana untuk makan minum saja ada, masa untuk yang vital begitu sampai tertunggak. Ini ada apa-apanya,” sindir Hasbi melalui sambungan telepon. (p12)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker