Sultra

Terendam Banjir, 8.188 Hektare Sawah di Sultra Gagal Panen

PUBLIKSATU.COM – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakibatkan 8.188 hektare sawah di Sultra rusak parah atau gagal panen.

“Data sementara tanaman padi masyarakat mengalami rusak atau gagal panen akibat banjir seluas 8.188 hektare,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Muhammad Nasir saat ditemui, Jumat (14/6/2019).

Data tersebut, kata dia, tersebar di enam Kabupaten/Kota yakni, Konawe, Kolaka Timur (Koltim), Konawe Utara (Konut), Konawe Selatan (Konsel), Kolaka dan Kota Kendari.

Dari enam Kabupaten terdampak banjir, kata Nasir, tanaman padi yang paling banyak rusak adalah Konawe dan Koltim.

“Untuk Konawe tanaman padi yang rusak seluas 5.446 hektare, dan Koltim 1.216 hektare. Sedangkan Konut 970 hektare, Konsel 474 hektare, Kolaka 61 hektare, dan Kendari 21 hektare,” jelas Nasir.

Selain padi, lanjut dia, dampak banjir juga merusak 3.039 hektare tanaman jagung yang tersebar di tiga kabupaten yakni Koltim, Konut dan Konawe.

Untuk Koltim data sementara jagung yang rusak seluas 2.623 hektare, Konut 402 hektare dan Konawe 14 hektare jagung yang rusak.

“Itu data sementara yang berhasil dikumpulkan. Kemungkinan akan bertambah. Kerugian ditafsir ratusan miliar rupiah,” tutupnya. (SI/PS)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker