Buteng

Terjerat Kasus Korupsi, Lima ASN Buteng Diberhentikan Tidak Hormat

PUBLIKSATU.COM, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) telah memecat atau memberhentikan secara tidak hormat lima Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya yang terjerat kasus korupsi dan telah memilki kekuatam hukum tetap. Kelima ASN tersebut merupakan pindahan dari daerah lain dan terjerat kasus korupsi saat berstatus pegawai di daerah asalnya.

Pemberhentian tanpa hormat tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buteng, Samrin, saat ditemui di kantor bupati usai mengikuti rapat pembentukan panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74 tingkat Kabupaten Buteng, Rabu (10/7/2019).

“Kita sudah menerbitkan SK pemberhentian secara tidak hormat lima ASN Buteng yang terjerat kasus korupsi dan telah memiliki kekuatan hukum tetap,” beber Samrin.

Ditanya, siapa saja kelima ASN tersebut? Samrin enggan menyebutkannya, termasuk dari dinas mana saja mereka. Ia hanya membocorkan jika kelimanya merupakan pegawai pindahan dari daerah lain dan telah mendapatkan vonis dari pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebelum resmi menjadi ASN Kabupaten Buteng.

“Kasus korupsinya didapatkan dari daerah lain sebelum pindah ke Buteng. Ada ASN yang merupakan pembagian dari Kabupaten Buton saat Buteng mekar dan ada pula yang divonis saat dalam proses pindah ke Buteng. Ada yang sudah selesai menjalani proses hukuman dan ada juga yang sementara menjalani hukumannya,” pungkas Samrin. (uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker