Busel

Terkait Penambangan Aspal di Sampolawa, DPRD Sultra: Jangan Sampai Ada Masyarakat yang Dirugikan

PUBLIKSATU.COM – Tiga Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Syahrul Said, Yudianto Mahardika dan Abdul Salam Sahadia turun lapangan memastikan kondisi tambang aspal yang ada di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Kamis (5/12/2019).

Diketahui seperti dilansir media ini, beroperasinya kembali penambangan aspal di Kecamatan Sampolawa menjadi sorotan. Pasalnya, diduga pihak perusahaan belum melunasi kewajiban perusahaan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNBP), sejak tahun 2017 hingga 2019 atas pemanfaat sumber daya alam.

Atas kunjungan tiga Anggota Komisi III DPRD Sultra tersebut memastikan persoalan izin semuanya sudah clear.

“Hasil konfirmasi dan pihak perusahaan dan kunjungan langsung komisi III semua clear. Tidak ada temuan pelanggaran izin. Namun soal-soal sosial yang harus diselesaikan, jangan sampai ada hak-hak masyarakat yang belum diselesaikan,” kata Abdul Salam Sahadia.

Adalah diduga Perseroan Terbatas (PT) Buton Raya Mandiri atau dulu lebih dikenal PT Metrix Elcipta. Aktifitas pihak perusahaan mulai bergerak. Salah satunya di pelabuhan pasar Mambulu, Kelurahan Jayabakti, Kecamatan Sampolawa.

Sorotan salah satunya terkait penguasaan lahan yang dijadikan lokasi penampungan sementara material aspal di lingkungan Mambulu, Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa.

Di wilayah laut teluk Sampolawa sebagian besar merupakan area perikanan dan budidaya rumput laut. Sebagian besar perairan dipadati pembudidaya rumput laut. Tak sedikit juga nelayan menggantungkan hidupnya dari hasil perikanan dan kelautan. Juga nelayan mancing ala tradisional.

Olehnya itu Salam Sahadia meminta kepada pihak perusahaan agar tak menutup mata soal permasalahan lingkungan yang dapat merugikan masyarakat.

“DPRD menegaskan pihak perusahaan untuk memperhatikan soal-soal lingkungan. Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan, mata pencaharian masyarakat terganggu,” tukasnya. (sim)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker