Sultra

Tersandung Kasus Narkoba, Oknum Perwira Polda Sultra Dipecat

PUBLIKSATU.COM – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sultra menggelar Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) terhadap seorang perwira berpangkat Ajun Komisari Polisi (AKP) karena terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba, Senin 5 Agustus 2019.

Pelanggar atas nama Errents Geraldus disidang secara In Absentia (Tidak Hadir di Persidangan) terkait perbuatannya yaitu penyalahgunaan Narkotika jenis shabu-shabu yang mana perbuatan dari terduga pelanggar telah mendapat putusan incracht dari Pengadilan Negeri Kendari Nomor : 404/pid.sus/2018/PN.Kdi tanggal 28 Nopember 2018 dengan pidana penjara 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan.

Kabid Propam Polda Sultra, AKBP Agoeng Adi Koerniawan yang memimpin persidangan akhirnya menjatuhkan hukuman rekomendasi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap perwira pada Satuan Pelayanan Markas (Yanma) tersebut.

“Sidang pertama dan kedua dia tidak hadir dengan alasan sakit. Sidang yang ketiga dengan agenda pembacaan putusan namun pelanggar tetap tidak menghadiri sidang karena sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pendamping untuk mewakili agar dilakukan pembelaan semaksimal mungkin dan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh pelanggar,” beber Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt.

Adapun putusan sidang KKEP yaitu sanksi bersifat etika. Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Serta sanksi bersifat administratif berupa direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai anggota Polri.

“Putusan KKEP tersebut dituangkan kedalam surat putusan dengan Nomor : PUT.KKEP/11/VIII/2019/KKEP Tanggal 5 Agustus 2019. Pelanggar akan mengajukan Banding melalui pendamping,” jelas Harry. (SI/PS)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker