Baubau

Tersangka Penipuan SPP Meninggal, Polisi Dalami Sumber Slip Fiktif UMB

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Polres Baubau menetapkan seorang wanita inisial WS sebagai tersangka penipuan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UMB). Namun, tersangka sudah tutup usia beberapa bulan lalu.

WS meninggal dunia diduga akibat mengidap Tuberkulosis atau TBC. Almarhumah juga merupakan mahasiswa UMB dan pegawai honorer yang ditengarai menggelapkan uang SPP uang dititipkan mahasiswa.

“Untuk melengkapi berkas perkara, kita akan mengambil surat keterangan meninggal dunia Almarhumah dari rumah sakit,” ungkap Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Ronald Arron Maramis di Mapolres Baubau, Sabtu (31/8).

Kendati tersangka sudah wafat, tandas dia, pihaknya tidak serta merta langsung menghentikan kasus. Penyidik tetap berupaya mencari indikasi keterlibatan pihak lain.

“Bukti slip pembayaran SPP yang diterima biro keuangan UMB ini darimana diperoleh tersangka. Ini masih terus kita dalami,” imbuh perwira tiga balak ini.

Terkait kerugian materi yang dialami korban, menurut dia, keluarga mendiang WS memiliki itikad baik untuk mengembalikan. “Jadi, kita kumpulkan dulu semua slip pembayaran mahasiswa yang jadi korban,” tukasnya.

Ronald membeberkan, saat ini pihaknya sudah mengumpulkan slip SPP dari 12 mahasiswa yang menjadi korban. Korban-korban itu menyetor uang kepada WS selama empat semester (2017 – 2018) dengan nominal Rp 300 ribu – Rp 1 juta.

“Para korban ini diimingi SPP setengah lebih rendah dari normalnya. Tapi, ternyata slip pembayaran SPP itu palsu. Terkait berapa mahasiswa yang ditipu oleh WS hanya bisa diketahui dengan bukti slip pembayaran tersebut,” bebernya.

Ia mengakui, pihaknya belum bisa menyimpulkan jumlah mahasiswa yang menjadi korban penipuan ini. Pihaknya tetap merujuk pada mahasiswa yang menyetor slip pembayaran SPP.

“Kita lakukan ini supaya tidak ada orang yang cuma datang mengaku-mengaku saja. Kasusnya bisa semakin liar kalau ada oknum yang sekedar mengaku-ngaku,” tegas Arrron. (exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker