Sultra

USN Kolaka Wisuda 707 Sarjana Baru

BUTONPOS.COM, KOLAKA – Wisuda ke-4 sejak resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada April 2014, atau ke-11 kalinya sejak masih berstatus swasta (STIKIP) tersebut digelar disalah satu hotel di Kolaka, Kamis (14/12) kemarin.

Rapat terbuka senat USN yang mengagendakan wisuda sarjana (S1) tahun akademik 2017/2018 kemarin, dihadiri pula Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK Dikti Kemenristek Dikti, Dr. Ir. Patdono Suwignjo M.Eng.Sc, pimpinan PT Antam UBPN Sultra, para mantan bupati Kolaka, dan unsur Forkompinda.

Dalam orasi singkatnya pada prosesi wisuda, Rektor USN Kolaka Dr Azhari, S.Stp.M.Si menyatakan rasa bangga sekaligus haru melihat USN dalam usia mudanya sebagai PTN kembali menghasilkan alumni sebanyak 707 orang.

Sehingga dengan demikian total out put sarjana mencapai 6.183 orang sejak masih bernama Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP).

“Sebagai pendidik sekaligus orang tua selama menempuh pendidikan, kami sebenarnya sangsi (bimbang) apakah kami telah bersikap sebagai pendidik yang baik, dan telah melengkapi kalian dengan ilmu dan akhlak yang baik. Namun karena dilandasi dengan niat tulus, kami pun yakin kalian mampu menjadi pioner dalam segala hal positif,” ungkap Azhari.

Dikatakan Azhari, seseorang yang bergelar sarjana memang harus selalu berpikir positif dan memiliki cita-cita sekaligus visi dalam menjalani hidup. Sebab cita-cita tanpa visi yang jelas, maka tidak akan berujung pada tujuan pasti, kecuali mimpi.

“Maka itu teruslah memiliki cita-cita, sebab cita-cita itulah yang akan memotivasi kita untuk terus memiliki harapan. Tapi cita-cita harus dibarengi dengan visi agar tahapan untuk mencapai mimpi menjadi jelas, bukan asal mimpi,” tambahnya.

Terkait “cita-cita” dan visi, Azhari kembali mengingatkan sejarah perjalanan kampus merah maron sejak puluhan tahun silam, dimana semua pihak hampir tidak pernah mengangankan, bahkan bermimpi USN akan menjadi seperti saat ini.

Namun dengan cita-cita yang dibarengi visi, maka USN pun tampil seperti sekarang, dengan statusnya sebagai satu-satunya PTN di Kolaka.

“USN tidak seperti sekarang jika para bupati kita saat itu, mulai dari pak Manomanng, Andi Pangerang Umar, pak Buhari Matta, Amir Sahaka, hingga pak Safei sekarang ini tidak memiliki visi yang jelas saat meletakkan pondasi pembangunan di daerah ini,” ulas Azhari.

Masih terkait dengan cita-cita dan visi, Azhari pun menyatakan bahwa USN tengah mempersiapkan rencana jangka panjang untuk pendirian fakultas kedokteran.

Pendirian fakultas kedokteran tersebut mulai diwacanakan beberapa waktu lalu, seiring dengan pengambil alihan Akademi Keperawatan (Akper) Pemda Kolaka, yang sebelumnya juga telah diletakkan dasar perencanaannya dengan diusulkannya Program Studi Farmasi, rencana S1 keperawatan, dan fakultas kesehatan masyarakat.

Untuk diketahui, 707 wisudawan kemarin berasal dari FKIP 217 orang, FISIP 130 orang, Faperta 63 orang, fakultas hukum 96 orang, fakultas teknologi dan informatika 149, dan fakultas sains dan teknologi sebanyak 52 orang.

Selain sesi pengukuhan, dalam prosesi kemarin juga digelar sesi pemberian penghargaan kepada 11 wisudawan terbaik. Penghargaan kepada para wisudawan terbaik tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Kelembagaan IPTEK Dikti, Dr. Patdono Suwignjo. (p12)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker