Tajuk

Wa Ode Alzarliani dan Quo Vadis Universitas Muhammadiyah Buton

PEMILIHAN Rektor (Pilrek) Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) usai sudah. Wa Ode Alzarliani akhirnya bertakhta. Namun riak masih saja ada.

Sejarah suksesi kepemimpinan di UMB memang penuh dengan cerita. Setiap perubahan tampuk kekuasaan selalu meninggalkan kisah yang tak habis dibahas.

Termasuk pergantian rektor kali ini. Dari tangan Suriadi ke Alzarliani.

Persoalan Pilrek UMB memang sudah mencuat sejak proses awal. Dinamikanya begitu tinggi. Demonstrasi jangan tanya lagi. Unjuk rasa kerap menghiasi.

Namun di tengah gelombang peliknya masalah UMB dalam melakukan pergantian rektor, akhirnya terpilih juga Alzarliani. Bukannya persoalan selesai. Hari pelantikannya diwarnai demo.

Namun demikian, “kapal UMB” harus terus berlayar. Di tangan nakhoda baru, Alzarliani. Kita berharap dia bisa mengarungi kerasnya gelombang yang selalu muncul di UMB.

Lebih penting lagi, Alzarliani bisa membawa UMB menuju quo vadis. Diharapkan institusi perguruan tinggi bernafas Islam tersebut semakin lebih baik pada masa mendatang.(*****)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker