Buteng

Wabup Hadiri Maulid Nabi di Desa Baruta Lestari

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Dalam menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Desa Baruta Lestari, Selasa (12/12) sore di Desa Baruta Lestari, Kecamatan Sangia Wambulu, Wakil Bupati Buton Tengah (Wabup Buteng) Kapten Inf (Purn) La Ntau mengajak pemerintah dan masyarakat setempat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun desa.

Peringatan Maulid yang dipusatkan di Masjid Nuruddin tersebut ikut dihadiri Asisten I Setda Buteng La Saripi, Asisten III LM Mursal Zubair, Kadis Pemuda dan Olahraga Anzar Zamilu, Kepala Kesbangpol H Kasim, Kasat Pol-PP Amrin, Kabag Kesra La Ode Abdullah, dan Camat Sangia wambulu La Ode Taslim.

“Mari kita jadikan peringatan Malid Nabi ini, sebagai momentum kerja nyata didalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Buton Tengah. Kita harapkan pemerintah dan masayarakat Desa Baruta Lestari selalu bersinergi dengan pemerintah daerah yang memiliki visi misi membangun dari desa,” ungkap La Ntau.

Dalam mewujudkan visi misi tersebut, pemerintahan Samahuddin-La Ntau (SamaTau) mengawalinya dengan perbaikan infrastruktur jalan dengan melakukan pengaspalan jalan-jalan di Kabupaten Buteng hingga ke desa-desa tahun 2017 ini.

“Khusus pengaspalan jalan poros Lombe Kecamatan Gu-Sangia wambulu yang sudah lama dinanti-nantikan masyarakat akan dituntaskan 2018,” tuturnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Buteng ini berharap, pengaspalan jalan poros tersebut dapat memperlancar kegiatan ekonomi bagi masyarakat, khususnya Kecamatan Gu dan Kecamatan Sangia wambulu.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Baruta Lestari H Zariun SH mengucapkan terima kasih kepada wakil bupati dan rombongan atas kehadirannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di desanya tersebut.

Selanjutnya, mantan anggota DPRD Buton periode 2009-2014 itu melaporkan bantuan dari Kementerian Agama untuk pembangunan menara Masjid Nuruddin Desa Baruta Lestari. “Alhamdulillah tahun ini kami mendapat bantuan dari Kementerian Agama RI sebanyak Rp 50 juta untuk pembangunan menara masjid Desa Baruta Lestari,” bebernya.

Dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini, majelis taklim Desa Baruta Lestari juga dapat mengkhatamkan Alquran. Untuk menyemarakan perayaannya, masyarakat menghias dua pohon pisang yang digantungkan buah-buahan dan berbagai hiasan menarik lainnya.

Bagi masyarakat Desa Baruta Lestari, pohon pisang mengandung filosofi sebagai salah satu buah surga. Disamping itu pohon pisang juga memiliki tunas tanpa henti walaupun sudah mati, sebagai simbol Nabi Muhammad memiliki penerus dan pengikut hingga akhir zaman. (uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker