Baubau

Wantimpres Bahas Pemekaran Kepton, Sejumlah Tokoh Jazirah Kepulauan Buton Diundang

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengundang sejumlah tokoh di jazirah Kepulauan Buton untuk membahas rencana pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton). Sejumlah tokoh yang diundang itu, diantaranya, LM Izat Manarfa, Hugua, dan Wa Ode Maasra Manarfa.

Hal tersebut diungkap Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Baubau, Wa Ode Maasra Manarfa. Mantan Wakil Wali Kota Baubau ini mengaku akan memenuhi undangan khusus dari salah satu anggota Watimpres, Agung Laksono.

Pertemuan dengan Ketua DPR RI 2004-2009 itu direncanakan berlangsung pada Senin 30 Desember 2019 pukul 14.00 WIB.

Menurut Maasra, rencana pertemuan dengan Agung Laksono ini bermula dari rapat Komisi II DPR RI dengan Sultan LM Izat Manarfa, Hugua, Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Bupati Buton Iis Eliyanti dan pejuang pemekaran lainnya Alimuddin. Waktu itu usai rapat, Ketua Komisi II DPR RI menghubungi Agung Laksono perihal kedatangan rombongan Sultan LM Izat Manarfa.

“Waktu itu Agung Laksono juga sampaikan ke Ketua Komisi II bahwa bantu mereka. Melalui asistennya, Pak Agung Laksono ini memanggil kami disuruh menghadap ke kantornya tanggal 30 Desember,” beber Maasra ditemui di kediamannya, Selasa (24/12).

Bukan isapan jempol belaka, Maasra memang boleh dibilang memiliki kedekatan secara biologis dengan asisten Agung Laksono yang bernama Nining. Sang asisten itu tidak lain merupakan ponakannya.

“Kepada ponakan saya itu, Pak Agung Laksono bilang mana tante kamu yang mantan wakil wali kota itu, Pak Sultan, Pak Hugua, termasuk yang mau ikut khususnya Kepala Daerah suruh menghadap saya (Agung Laksono, red) untuk mempercepat Kepton. Jadi, Insya Allah Pak Agung Laksono akan bantu memperkuat Kepton kepada Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Maasra pun meyakini Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat 2009-2014 itu akan serius membantu dalam percepatan pemekaran Kepton. Sebab, Agung Laksono yang pernah menjadi anggota DPR RI perwakilan Sultra selama dua periode sedikit banyaknya tahu tentang Buton.

“Tapi, pak Agung Laksono ini tahunya masih Buton Raya. Ini yang juga akan kita luruskan pada pertemuan nanti kalau Buton Raya sudah berganti nama jadi Kepton. Insya Allah dia (Agung Laksono) akan usahakan, kalau Papua terbentuk, Kepton juga terbentuk,” tandasnya.

Rencana pembahasan pemekaran Kepton dengan Agung Laksono ini juga dibenarkan Sekretaris DPC PBB Kota Baubau, Agus Salim. Hal itu bahkan dituangkan dalam laporan pertanggungjawaban Maasra dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V DPC PBB Kota Baubau, Senin (23/12).

“Yang membuat kami kaget adalah dalam laporan pertanggungjawaban bahwa beberapa hari ini, ibu Maasra akan ikut menghadap Wantimpres Agung Laksono untuk diskusikan Kepton. Ini juga menunjukkan bahwa selama ini ibu Maasra secara diam-diam ikut berjuang mengurus Kepton,” tukas Agus Salim dihubungi.

Tidak sampai disitu, tambah dia, Maasra juga meminta seluruh kader DPC PBB Kota Baubau untuk mengerahkan kemampuan dalam mendukung penuh pemekaran Kepton. “Dengan demikian ini (dukungan terhadap pemekaran Kepton) menjadi kewajiban kita kader,” tandasnya. (exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker