Baubau

WNA Cina Dominasi Kunjungan Terbanyak di Baubau

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Dipenghujung tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas III Baubau Meliris capaian kinerja akhir tahun. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, data warga negara asing (WNA) Cina menjadi pengunjung warga asing terbanyak di kota Baubau selama tahun 2017.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Baubau Edisong, menjelaskan WNA Cina yang mendominasi kujungan pada tahun 2017 tersebut merupakan tenaga kerja asing (TKA) yang datang ke Baubau untuk bekerja di salah satu prusahaan di Kabaena dengan jumlah total 2.315 orang.

”Mereka memang mendapat VISA dari negara asalnya untuk datang bekerja di perusahaan. Mereka datang mengerjakan pekerjaan khusus yang tidak bisa dilakukan oleh tenaga kerja lokal kita,” ucap Edisong pada awak media, Selasa (19/12/17).

Ditambahkannya, TKA China tersebut hanya memiliki VISA kerja selama kurang lebih dua sampai tiga bulan saja.

”TKA Cina paling lama tinggal dan bekerja selama tiga bulan setelah itu langsung pulang lagi ke negara asalnya, baru kemudian datang lagi TKA China yang lain Jadi mereka ini tidak satu kali datang tetapi datang silih berganti,” ungkapnya.

Lanjut Edisong, selain Cina ada pula negara dari Timur Tengah yakni Pakistan yang menjadi kedua terbanyak.

”Kalau WNA Pakistan izin tinggal kunjungannya untuk syiar agama Islam. Waktu tinggal lebih lama dibanding dengan TKA Cina karena WNA Pakistan dapat memperpanjang izin tinggal hingga tiga kali dimana tiap satu perpanjangan VISA berlaku sampai dua bulan,” tuturnya.

Sambungnya, di tahun 2018 juga, kantor Imigrasi Baubau akan memberlakukan pelayanan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) online.

”Pelayanan secara online ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.

Perlu diketahui, Kantor Imigrasi Baubau selama periode 2017 telah mengeluarkan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 2.450 permohonan, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 175 permohonan, dan untuk Izin Tinggal Tetap (ITAP) nihil. (po2)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker